APA ITU WEB 3.0 DAN PENGARUHNYA PADA DUNIA CRYPTO

Education Dec 08, 2021

Web 3.0 adalah generasi terbaru dari para pendahulunya yang digadang-gadang situs web dan aplikasi nantinya akan dapat memproses data dan informasi secara akurat dan dapat benar-benar memahami semua yang disampaikan baik melalui text, suara, atau media lainnya. Web 3.0 memungkinkan masa depan dimana penggunanya dan mesin dapat berinteraksi dengan data, nilai, dan rekanan lainnya melalui jaringan yang bersifat peer-to-peer dengan begitu interaksi tidak lagi memerlukan pihak ketiga.

Web 3.0 adalah fase berikutnya evolusi internet dari pendahulunya web 1.0 dan web 2.0 yang kita gunakan sekarang dengan tekhnologi yang lebih mutakhir seperti AI dan juga blockchain. Web 3.0 dibuat untuk mengatasi masalah yang biasa ditemukan pada ekosistem internet saat ini, akan tetapi tidak ada otoritas terpusat yang mengawasi perkembangan internet terbaru ini.

Web 3.0 adalah sebuah evolusi untuk membuka jaringan dengan karakteristik yang bersifat terbuka, trustless dan permissionless. Berikut sedikit penjelasan dari karakteristik web 3.0 .

  • Terbuka : Jaringan ini dibnagun dari perangkat lunak yang bersifat open-source, jaringan ini pun dibuat oleh komunitas developer yang terbuka dan dapat diakses serta dijalankan dalam tampilan penuh.
  • Trustless : Di jaringan ini memungkinkan peserta untuk berinteraksi secara publik atau pribadi tanpa melibatkan pihak ketiga.
  • Permissionless : Dimana pun dan siapa pun baik pengguna maupun pemasok dapat berpartisipasi tanpa izin dari lembaga pengatur.

Web 2.0 atau internet yang saat ini kita pakai gunakan  di dorong oleh munculnya telepon seluler, media sosial, dan cloud. Di sisi lain web 3.0 sebagian besar dibangun di atas tiga lapisan baru inovasi teknologi, yaitu edge computing, jaringan data yang terdesentralisasi dan juga artificial intelligence (AI)

Adam Soffer, product lead dari platform distribusi video terdesentralisasi Livepeer (LPT) mengatakan bahwa aset kripto dan blockchain merupakan inti dari web 3.0 . "Mereka lah yang memungkinkan developer untuk menyematkan aturan ekonomi dan insentif dalam perangkat lunak open-source dan membuat jaringan token terkoordinasi. Seperti memberi insentif kepada individu yang berpartisipasi dalam protokol web 3.0 , dengan memperdayakan developer dan masyarakat untuk mengatasi masalah yang memerlukan koordinasi skala besar" ujarnya kepada cryptonews.com

Tags