Risk Reward Ratio

Edukasi Sep 06, 2022

Dunia finansial memiliki keunikan pada sisi high risk dan high returnnya. Sehingga sebagai orang yang ingin menjadi bagian atau masuk kedalam instrument asset salah satunya kripto harus memiliki tujuannya dahulu di awal mau sebagai tipe holder jangka panjang atau tipe trader swing saja bahkan trader harian. Dalam menentukan tujuan tersebut terdapat faktor penting, yaitu  rasio risk reward (Risk to Reward Ratio).

Hal tersebut berhubungan untuk menentukan target, karena trader perlu menghitung rasio risk reward dari trading yang dilakukan. Risk to Reward Ratio berarti trader ingin mengambil risiko untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi daripada risiko. Untuk resiko per transaksi trader bisa menggunakan strategi money managementnya agar lebih terukur dalam menentukan risk reward rationya. Lalu untuk strategi entry ( masuk kedalam pasar) Anda bisa tentukan sesuai expertise Anda, misal support resistance/double bottom/inverse head and shoulder. Berikut cara menggunakan tools di platform digiasset untuk menentukan risk reward ratio ( tanda  panah warna biru)

Setelelah masuk ke asset yang ingin anda tradingkan, silahkan pilih indikator (long posistion). Dan sesuaikan kriteria yang anda inginkan, misal Risik Reward Ratio 1:1 atau 1:2 atau yang lainnya.

Misal trader sudah menyiapkan untuk meresikokan sejumlah balance di akunnya, contohnya saja meresikokan Rp 100.000. Jika trader tersebut menggunakan Risk to Reward Ratio 1:1 maka trader terebut mentargetkan untuk memperoleh untung Rp 100.000  dalam 1 trade. Jadi saat sudah mencapai level perkiraan risiko, trader langsung melakukan cut loss. Kemudian ketika sudah mencapai target keuntungan, trader dapat langsung menjual aset.

Tags